Tuesday, July 28, 2015

My Dream Book



Have a faith in your dreams and someday your rainbow will come smiling through ~
 



Picture : www.s-media-cache-ak0.pinimg.com



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,


Haiii Dreamers,


Beberapa waktu yang lalu saya menulis panjang lebar tentang  Dream Book, mulai dari pengertian sampai dengan cara membuatanya, bagi yang belum pernah membaca untuk detailnya dapat di baca di link berikut ini.

Kalau bicara tentang hal-hal yang berhubungan dengan mimpi dan buku mimpi dengan saya tidak akan pernah ada habisnya, mengapa ? karena saya adalah seorang pemimpi sejati yang tidak pernah berhenti bermimpi dan selalu berusaha serta berdoa untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang saya miliki.

Kali ini saya akan memperlihatkan contoh buku mimpi atau Dream Book milik saya kepada teman-teman, ini Dream Book saya yang terakhir, bukan berarti saya berhenti bermimpi melainkan buku mimpi yang saat ini saya pakai karena saya sudah menulis Dream Book sejak tahun 2011 jadi saya sudah mengganti buku mimpi saya beberapa kali hehe. Berikut penampakan cover Dream Book saya :




Dan berikut ini contoh  isi dari Dream Book saya :


 




 




 























saya lebih suka menempel gambar sebagai media visual sehingga lebih mudah bagi saya membayangkan mimpi yang ingin saya raih, dengan adanya sebuah gambar  tanpa dijelaskan secara panjang lebar pun pasti teman-teman pasti sudah paham mimpi apa yang ingin saya raih, because a picture is worth a thousand words hehehe selain itu sebagai “Caption” nya saya lebih  suka menggunakan kata-kata motivasi seperti kutipan, hadits, atau ayat Al-Qur’an karena saya merasa  mendapatkan kekuatan dari kata-kata tersebut.


Contoh tersebut di atas adalah gambaran umum dari Dream Book sebagai bahan referensi jika diantara teman-teman  masih ada yang bingung bagaimana cara membuat Dream Book. Dibalik gambar-gambar tersebut saya menuliskan target pencapaianya (Time Plan), dan juga usaha-usaha apa saja yang sedang dan akan saya lakukan (Real Action) agar mimpi-mimpi tersebut dapat tercapai.


Jika teman-teman ada yang masih bingung atau kesulitan dalam membuat Dream Book silahkan tinggalkan komentar di blog post ini atau dapat juga mengirim email ke : mail.dreamchaser@gmail.com .



Semoga bermanfaat ya teman-teman….Keep the faith and keep chasing the dream !!!! ^^.

Microexpression & Body Language



Sometimes the greatest message comes in the simplest form ~



Picture : http://bass-schuler.com/

  



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,





Hallo Dreamers,




Setelah beberapa waktu yang lalu saya sempat menulis tentang profile PsikologID dan juga beberapa blog post tentang peranan Psikologi dalam dunia Industri dan Organisasi, naaah sekarang saya akan berbagi ilmu tentang aplikasi ilmu psikologi dalam kehidupan sehari-hari.


Mungkin banyak orang yang berpikir bahwasannya ilmu Psikologi itu tidaklah aplikatif, sulit dimengerti, hanya dapat dipelajari oleh orang-orang yang kuliah Psikologi saja, dll. Padahal….pada kenyataannya kita semua berhubungan erat dengan aplikasi dari ilmu Psikologi itu sendiri karena pada dasarnya Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia.


Sesungguhnya ilmu Psikologi itu tidak hanya terbatas dengan sesuatu yang berhubungan dengan kondisi psikis atau kejiwaan semata, salah satu aplikasi ilmu Psikologi adalah Psikologi Komunikasi yang dimana kita mempelajari ilmu Psikologi yang tujuannnya adalah mempermudah cara kita berkomunikasi dengan lawan bicara kita dengan cara memahami kondisi serta fenomena Psikologi yang terjadi disekitar kita.


Salah satu aplikasi ilmu Psikologi yang biasanya digunakan yaitu mempelajari ekspresi wajah dan juga bahasa tubuh lawan bicara kita, sederhananya adalah kita dapat “menangkap” pesan yang disampaikan oleh lawan bicara kita melalui mimik wajah dan bahasa tubuh mereka, yaaa sebuah pesan tersirat yang dimana mereka sendiri tidak menghendaki pesan itu keluar dari diri mereka. 


Untuk mempelajari dan menjawab kebutuhan masyarakat atas fenomena tersebut kami di PsikologID memiliki satu tema seminar yang kami adakan secara berkala yang berjudul “Microexpression & Body Language”. Adapun pengertian dari Microexpression dan Body Language adalah sebagai berikut :


Microexpression :

  • Ekspresi singkat wajah yang hanya berlangsung selama 1/25 sampai setengah detik.
  • Reaksi ini sangat cepat dan bersifat refleks, sehingga tidak dapat ditutupi.
  • Microexpression dapat secara baik memperlihatkan perasaan dan emosi seseorang akan sesuatu secara benar.


Body Languange (Bahasa Tubuh) :

  • Bahasa tubuh selalu dapat mengungkapkan sesuatu, dari yang ingin disampaikan, sampai yang ditutupi sekalipun. Perasaan menerima, menolak, tertarik, bosan, benci, semuanya dapat diungkap melalui gerakan dan isyarat yang dikeluarkan oleh bahasa tubuh. 
Klasifikasi pesan bahasa tubuh terbagi menjadi :

  • Pesan Fasial : Pesan yang disampaikan melalui ekspresi wajah.
  • Pesan Gestural : Pesan yang disampaikan melalui gerakan anggota tubuh.

  • Pesan Postural : Pesan yang disampaikan oleh seluruh anggota tubuh.

  • Pesan Artifaktual : Pesan yang disampaikan melalui penampilan dan pakaian.


Selain materi tersebut di atas, kami juga memberikan beberapa materi tambahan seperti :


  • Eyes Accesing Cues : Gerakan mata, kontak mata dan pandangan memiliki ciri dan makna tertentu, bisa dijadikan akses informasi dan memori.

  • Lie Detector : Bagaimana membedakan kebohongan melalui teknik alami, percakapan langsung dan tidak langsung.

  •  Statemet Analysis : Teknik dalam menganalisa percakapan untuk menemukan perbedaan antara kejujuran dan menutupi sesuatu.

Banyak manfaat yang kita peroleh dengan mempelajari ilmu Microexpression & Body Language, diantaranya yaitu kita dapat memahami pesan tersirat yang disampaikan lawan bicara kita sehingga kita dapat menciptakan “alat” komunikasi yang lebih efektif. Aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah untuk memahami pasangan kita (bagi yang sudah menikah), untuk memahami Customer kita (bagi yang bekerja di bidang penjualan baik barang maupun jasa), untuk memahami murid atau mahasiswa (bagi guru atau dosen), dsb.


Bagi teman-teman yang ingin belajar ilmu Microexpression & Body Language dapat mengunjungi website www.psikologid.com untuk mengetahui jadwal pelatihannya, insyaAllah nanti kita dapat belajar bersama dan bersama-sama memberikan manfaat tidak hanya untuk diri kita sendiri namun juga orang-orang disekitar kita.




Oiya dalam waktu dekat ini kami mengadakan seminar “Microexpression & Body Language” di Jogjakarta, bagi teman-teman yang tinggal di Jogjakarta dan sekitarnya mungkin dapat bergabung untuk mengikuti seminar tersebut dan sekalian kopi darat dengan saya juga *Ehh….salah fokus :D. Berikut ini informasi detail event-nya :





Wednesday, July 22, 2015

How to Become a Great Recruiter


Great minds have purposes. Little minds have wishes.
 ~Washington Irving


 Picture: http://trakrecruiting.com/



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,
 


Hallo Dreamers,



Dibeberapa tulisan saya sebelumnya saya sudah mengupas tuntas tentang proses Recruitment and Selection yaitu salah satu tugas serta tanggung jawab Departemen HRD. Sekarang saya akan berbagi tips untuk para pelaksana kegiatan proses rekrutmen itu sendiri yang dikenal dengan sebutan Recruiter dan juga untuk teman-teman yang berencana untuk menjadi seorang Recruiter.


Beberapa waktu yang lalu saya membaca artikel yang ditulis oleh Kevin Wheeler dalam bukunya yang berjudul “Become a Great Recruiter”, dan kurang lebih isinya sebagai berikut :

Mengapa beberapa Recruiter sepertinya mudah melakukan penempatan karyawan dan membuat para Manager bersedia menerima kandidat yang mereka kirimkan? Bagaimana mereka melakukannya? Keahlian khusus apa atau kualitas bagaimana yang menjadi karakteristik Recruiter yang dapat menghadirkan dua atau tiga kandidat yang begitu meyakinkan bagi Manager sehingga mereka menerima kandidat yang diajukan pada mereka ? dan berikut adalah cara-cara untuk menjadi  seorang Recruiter yang hebat :


Cara Pertama : Mendalami Pengetahuan Bisnis

Pahami bisnis perusahaan dengan baik dan miliki pengetahuan tentang perusahaan dengan baik  pula dan nyata, ketahui apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh perusahaan. Bicaralah dengan para pekerja yang memiliki kinerja yang bagus untuk mencari tahu apa yang mereka miliki dan yang membuat mereka berhasil, baca laporan tahunan, bicaralah pada orang yang mengetahui strategi organisasi, dan tetaplah menjaga agar diri kita selalu memperoleh informasi mengenai perubahan bisnis usaha dan kemajuan teknologi yang digunakan. Dengan kata lain selain memahami perusahaan itu sendiri kita juga tidak boleh ketinggalan informasi alias harus selalu update tentang perubahan-perubahan yang terjadi dengan perusahaan kita.


Cara Kedua : Menjalin Hubungan Dengan User

Bangun hubungan dengan para User (Leader/Supervisor/Manager/Director) yang berada dalam kegiatan operasional perusahaan. Kenali mereka dan pastinya kita harus mau aktif bergabung dengan mereka agar beberapa waktu kemudian kita dapat menjadi bagian dari Tim mereka dan mereka dapat mempercayai kita, terlibat dengan keputusan-keputusan mereka, dan memiliki motivasi yang sama dalam memajukan perusahaan. Jadilah “Insider” sehingga membuat mereka percaya kepada kandidat-kandidat yang kita kita nilai bagus dan kita kirimkan kepada User adalah kandidat yang bagus juga menurut mereka. Dengan kata lain lakukan pendekatan dengan para User, tumbuhkan rasa kepercayaan mereka kepada kita  namun tetap profesional dan penuh tanggung jawab.



Cara Ketiga : Fokus Pada Kandidat Yang Tepat

Pelajari bagaimana cara melakukan sourcing dan fokus pada kandidat yang tepat. Tidak menghabiskan waktu untuk menyaring kandidat “sampah”. Gunakan pengetahuan mengenai dimana kita dapat menemukan orang yang kita inginkan lalu pergi kesana dan temukan mereka, artinya untuk mendapatkan kandidat yang tepat cari source yang tepat juga contoh sederhana kita tidak mungkin mencari Manager dan Office Boy melalui tempat/source yang sama bukan ? intinya, mengembangkan dan keahlian sourcing yang bagus adalah salah satu dari beberapa keahlian yang kita perlukan agar berhasil.

Sourcer yang bagus adalah network yang hebat, seseorang yang menghabiskan cukup waktu dengan para User mengetahui dengan baik apa yang mereka perlukan dan inginkan dalam diri seorang pekerja yang sukses.


Cara Keempat : Menjual Kepada Kandidat dan Kepada User

Latihlah diri kita agar kita mampu berbicara kepada kandidat dalam bahasa mereka dan menilai mereka berdasarkan kriteria yang kita tahu, hal ini akan benar-benar diperhitungkan oleh para User, selain itu kita juga harus memahami budaya perusahaan, kepribadian para User, kebutuhan keahlian teknis, dan keinginan kandidat. Selanjutnya kita lakukan negosiasi kepada kedua belah pihak (kandidat dan User) agar pekerjaannya berhasil. Kesimpulannya adalah kita sebagai Recruiter mampu menjadi perantara “Jembatan” yang baik serta kompeten untuk “menghubungkan” kandidat dan User sehingga mereka sama-sama setuju untuk bekerja dengan baik dan tanpa ada yang merasa dirugikan.



Recruiter yang baik mampu membuat tekanan-tekanan menjadi seperti tantangan-tantangan yang menyenangkan. Modal kita sebagai Recruiter tidak hanya itu saja kita juga harus memiliki kebulatan tekad, keinginan yang kuat untuk belajar, memperkaya wawasan dan pengetahuan serta terus berlatih.



Itulah sedikit tips dari saya bagaimana agar kita menjadi Recruiter yang hebat. Untuk para Recruiter semoga bermanfaat dan untuk para calon Recruiter welcome to the Recruitment World and Good Luck ^^.