Wednesday, July 8, 2015

I'tikaf : The Beauty of Seclusion

If one's heart was properly focused, his limbs would be too (during prayer) 
~Umar Bin Khattab


Picture : http://www.islam21c.com/wp-content/uploads/itikaf.png




Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,

Tidak terasa sebentar lagi kita akan berpisah dengan bulan yang penuh Rahmat dan Berkah...tiada lain tiada bukan yaitu bulan suci Ramadhan. Mungkin beberapa dari kita sudah ada yang terbiasa untuk melengkapi rangakain ibadahnya di bulan Ramadhan yaitu dengan ber I'tikaf.

Namun, mungkin ada juga beberapa dari teman-teman yang masih belum familiar dengan istilah I'tikaf ini. Minggu lalu saya ada pertemuan dengan beberapa teman di komunitas, yaitu Komunitas  Psikologi tempat saya berorganisasi. Ada seorang teman akhwat (wanita) yang bertanya "Kak, kalau lagi I'tikaf aku boleh pulang dulu gak ya?" setelah  itu kemarin sempat terlontar juga beberapa pertanyaan seputar kegiatan I'tikaf ini dan Alhamdulillah dapat saya jawab namun hanya sebatas pengetahuan saya saja.

Kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang I'tikaf yang saya peroleh dari guru ngaji saya dan juga saya sempurnakan dengan membaca beberapa artikel dan juga informasi yang saya dapatkan dari wikipedia. teman-teman juga dapat membaca sendiri di link berikut ini .


Pengertian I'tikaf

(Itikaf, iktikaf, iqtikaf, i'tiqaf, itiqaf), berasal dari bahasa Arab akafa yang berarti menetap, mengurung diri atau terhalangi. Pengertiannya dalam konteks ibadah dalam Islam adalah berdiam diri di dalam Masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah SWT dan bermuhasabah (Introspeksi) atas perbuatan-perbuatannya. Orang yang sedang ber I'tikaf disebut juga Mutakif.

Jenis-Jenis I'tikaf :

Iktikaf yang disyariatkan ada dua macam: iktikaf sunat dan wajib.
  1. Iktikaf sunnat adalah iktikaf yang dilakukan secara sukarela semata-mata untuk mendekatkan diri dan mengharapkan ridha Allah SWT seperti; iktikaf 10 hari terakhir pada bulan Ramadan.
  2. Iktikaf wajib adalah iktikaf yang dikarenakan bernazar (janji), seperti: "Kalau Allah SWT menyembuhkan penyakitku ini, maka aku akan beriktikaf.

Waktu I'tikaf 
Iktikaf wajib tergantung pada berapa lama waktu yang dinazarkan, sedangkan iktikaf sunat tidak ada batasan waktu tertentu, kapan saja pada malam atau siang hari, waktunya boleh lama atau singkat.
Ya'la bin Umayyah berkata: "Sesungguhnya aku berdiam satu jam di masjid tak lain hanya untuk beriktikaf."

Syarat-Syarat I'tikaf 
Orang yang beri'tikaf harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
  1. Muslim
  2. Niat
  3. Baligh/Berakal
  4. Suci dari hadats (junub), haid dan nifas
  5. Dilakukan di dalam masjid
Oleh karena itu, iktikaf tidak sah bagi orang yang bukan muslim, anak-anak yang belum dewasa, orang yang terganggu kewarasannya, orang yang dalam keadaan junub, wanita dalam masa haid dan nifas.

Rukun-rukun I'tikaf
  1. Niat
  2. Berdiam di masjid (QS. Al Baqarah : 187)
Di sini ada dua pendapat ulama tentang masjid tempat iktikaf. Sebahagian ulama membolehkan iktikaf di setiap masjid yang digunakan untuk shalat berjamaah lima waktu. Hal itu dalam rangka menghindari seringnya keluar masjid dan untuk menjaga pelaksanaan shalat jamaah setiap waktu.
Ulama lain mensyaratkan agar iktikaf itu dilaksanakan di masjid yang digunakan untuk membuat shalat Jumat, sehingga orang yang beriktikaf tidak perlu meninggalkan tempat iktikafnya menuju masjid lain untuk shalat Jumat.
Pendapat ini dikuatkan oleh para ulama Syafi'iyah bahwa yang utama yaitu iktikaf di masjid jami', kerana Rasulullah saw iktikaf di masjid jami'. Lebih utama di tiga masjid; Masjid al-Haram, Masjid Nabawi dan Masjid Al-Aqsa.

Hak-Hal Yang Diperbolehkan Bagi Mutakif (Orang Yang Ber I'tikaf)
  1. Keluar dari tempat iktikaf untuk mengantar istri, sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah saw terhadap istrinya Sofiyah ra. (HR. Riwayat Bukhari dan Muslim)
  2. Menyisir atau mencukur rambut, memotong kuku, membersihkan tubuh dari kotoran dan bau badan.
  3. Keluar untuk keperluan yang harus dipenuhi, seperti membuang air besar dan kecil, makan, minum (jika tidak ada yang mengantarkannya), dan segala sesuatu yang tidak mungkin dilakukan di masjid, tetapi ia harus segera kembali setelah menyelesaikan keperluannya .
  4. Makan, minum, dan tidur di masjid dengan senantiasa menjaga kesucian dan kebersihan masjid.
  5. menemui tamu di masjid untuk hal-hal yang diperbolehkan dalam agama


Hal-Hal Yang Membatalkan I'tikaf
  1. Meninggalkan masjid dengan sengaja tanpa keperluan yang dikecualikan walaupun sebentar.
  2. Murtad ( keluar dari agama Islam )
  3. Hilangnya akal, karena gila atau mabuk
  4. Haid atau nifas
  5. Bersetubuh dengan istri, akan tetapi memegang tanpa syahwat, tidak apa-apa sebagaimana yang dilakukan Nabi dengan istri- istrinya.
  6. Pergi salat Jumat (bagi mereka yang membolehkan iktikaf di surau yang tidak digunakan untuk salat Jumat).


Sebagai tambahan dan juga sebagai referensi bagi teman-teman yang akan menjalankan I'tikaf, berikut ini saya lampirkan daftar Masjid yang biasa menyelenggarakan I’tikaf pada 10 malam terakhir Ramadhan di Jakarta dan sekitarnya. Daftar ini saya peroleh dari rekan di Yayasan tempat saya mengaji :

Jakarta Pusat
1. Masjid Istiqlal: Jl. Taman Wijaya Kusuma
2. Masjid Baitul Ihsan, Kompleks Bank Indonesia (BI): Jl. Budi Kemulyaan No. 23
3. Masjid Agung Sunda Kelapa: Jl. Taman Sunda Kelapa No. 16, Menteng
4. Masjid ARH (Arief Rahman Hakim) UI: Jl. Salemba Raya
5. Masjid Bimantara, Gedung MNC: Jl. Kebon Sirih
6. Masjid Al-Hakim: Jl. Menteng
7. Masjid At-Taufiq: Jl. Guntur
8. Masjid YARSI: Cempaka Putih
9. Masjid Al Bakrie : Epicentrum

Jakarta Selatan
1. Masjid Raya Pondok Indah: Jl. Sultan Iskandar Mudal
2. Masjid Baitul Hikmah Elnusa: Jl. TB  Simatupang Kav. 1B, Cilandak
3. Masjid Agung Al Azhar: Jl. Sisingamangaraja
4. Masjid Al Hikmah: Jl. Bangka, Pela Mampang, Mampang Prapatan
5. Masjid An-Nur: Kompleks Perdatam, Pancoran
6. Masjid Jami’ Al-Insan: Patal Senayan
7. Masjid As-Shofa: Jl. Raya Lenteng Agung, Jagakarsa
8. Masjid Raya Al-Ittihad: Tebet
9. Masjid Asy-Syukur: Jl. Kebayoran Lama dekat RS Medika, Permata Hijau, 
    Kebayoran Lama
10.Masjid At-Taqwa: Pejaten, Pasar Minggu

Jakarta Timur
1. Masjid Agung At-Tin: Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
2. Masjid Bea Cukai: Jl. Ahmad Yani
3. Masjid Mudzakaroh: Jl. H. Baing, Kp. Tengah
4. Masjid Baabus Salam: Rawamangun
5. Pesantren Husnayain: Pasar Rebo
6. Masjid Al-Qolam: Iqro Islamic Center, Pondok Gede (Bekasi)
7. Masjid Labsschool : jl.Pemuda
8. Masjid Syuhada : jl. Lodan, rawamangun

Jakarta Utara
1. Masjid Raya Jakarta Islamic Center: Jl. Kramat RW 19, Kel. Tugu Utara
2. Masjid Astra: Jl. Gaya Motor, Sunter
3. Masjid Raya Kelapa Gading: samping Kelapa Gading Mall

Jakarta Barat dan Sekitarnya
1. Masjid Indosat: Jl. Daan Mogot, Jakbar
2. Masjid Agung Al-Muchlisin Jl Muwardi 1 Grogol Petamburan 

Bandung
1. Mesjid Habbiburahman : Komplek PT Dirgantara Indonesia (DI) 
    masuk lewat belakang BTC
2. Mesjid Salman ITB, Jl Ganesha ITB
3. Mesjid Biofarma : sebelah RS Hasan Sadikin dibawah fly over
4. Mesjid Darut tauhid : Jl gegerkalong Girang

Tangerang Raya
1. Masjid Al Hidayah Lippo Karawaci Tangerang  (samping Mall Karawaci)
2. Masjid Baitul Hikmah: Duta Bintaro, Tangerang
3. Masjid Al-Adzom, Tangerang
4. Masjid Asmaul Husna Gading Serpong (belakang Sumarecon Mall)
5. Masjid Al Husna Perum Korpri Cisauk Kab.tangerang

Depok
1. Masjid Nurul Fikri: Kelapa Dua
2. Masjid Kubah Mas: Limo
3. Masjid Ukhuwwah Islamiyah: Kampus UI

Bogor 
1. Masjid Al-Hurriyyah: IPB kampus Dramaga
2. Masjid Az-Zikra Islamic Center: Perumahan Az-Zikra Sentul
3. Masjid Andalusia Islamic Center: STEI Tazkia, Sentul City

Bekasi
1. Masjid al Hidayah : cibitung, bekasi
2. Masjid daarul uluum, jatikramat,jatiasih ,pondok gede. bekasi selatan

Padang
1. Mesjid Jabal Rahmah, Komplek Semen Padang, Indarung. Bisa untuk ikhwan dan 
    akhwat.
2. Masjid Ar Rahman Adzkia Kuranji (Ikhwah). Kerjasama Markaz Dakwah Kota Padang 
    dengan Yayasan Adzkia Sumatera Barat.
3. Mushalla Ar Rahmah Taratak Paneh Kuranji (Akhwat). Kerjasama Markaz Dakwah Kota 
    Padang dengan Yayasan Adzkia Sumatera Barat.
4. Masjid Nurul Iman, Padang. Diselenggarakan oleh IKADI, PERTI, Muhammadiyah &
    Pengurus Masjid Nurul Iman dan merangkul Pemko Padang.
5. Masjid Ar Raudhah SMAN 10. 


Terakhir, saya menghimbau agar teman-teman melakukan survey lapangan terlebih dahulu sebelum memutuskan tempat I’tikaf. Ini penting mengingat perubahan kebijakan terkait program Ramadhan bisa saja terjadi. Semoga bermanfaat dan selamat melaksanakan ibadah I’tikaf. ^^