The more peace we have within our own
lives, the more we can reflect into the outer world~
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,
Saya yakin bahwa kita semua pernah bahkan
sering berbicara dengan diri kita sendiri atau bahasa kerennya dikenal dengan
istilah self talk, yaa….setiap hari kita selalu bekomunikasi dan berdiskusi dengan diri kita sendiri
terkait semua hal yang sudah, sedang dan akan kita lakukan, ada kalanya kita
melakukan sel ftalk sebelum mengambil sebuah keputusan, saat kita menyesal,
bingung, sedih, dll.
Disisi lain banyak juga diantara kita yang
melakukan self talk sebagai salah satu media untuk menyemangati diri sendiri,
memberikan dukungan dan dorongan agar lebih percaya diri, lebih positif, dll.
Selain suka berbicara dengan diri sendiri
apakah teman-teman ada yang pernah
merenungkan tentang diri teman-teman sendiri…sebuah renungan tentang diri kita.
Beberapa waktu yang lalu ada salah seorang
sahabat yang mengirimkan sebuah renungan dialog hati tentang diri kita yang
bersumber dari Ust. Aan Chandra Thalib,
setelah saya membacanya rasanya campur aduk….ironis…sebuah ironis tentang diri
kita, sebuah renungan yang sayang jika tidak saya bagikan dengan teman-teman.
Sebuah Renungan
Dirimu adalah sebuah dunia yang unik
Saat engkau mencintai seseorang, maka
engkau memandang orang itu bak seorang raja
Namun saat engkau membencinya, maka
pandangan itu berubah, dari seorang raja menjadi sosok syaithan yang menjijikkan
Engkau mengira dunia berubah
Padahal engkaulah yang berubah
Disaat dirimu bahagia, engkaupun melihat
dunia seolah tersenyum
Namun disaat dirimu mengalami fase jenuh
Maka dunia dimatamu seolah menangis..
Semua bagai hidup dalam pekat gelap
Padahal dunia tak pernah menangis dan
tertawa
Engkaulah yang tertawa dan menangis.
Kasihan sekali dirimu
Bila menganggap benci membuatmu kuat
Iri membuatmu terlihat pintar
Dan sifat keras menjadikanmu manusia
terhormat
Belajarlah untuk tersenyum bersama
orang-orang disampingmu
Menyertai mereka dalam suka dan duka
Hiduplah disisi mereka
Bergaullah dengan mereka
Belajarlah untuk tidak bersikap masa bodoh
dengan memberi salam pada setiap orang yang lewat dihadapanmu
Jangan berteriak dan menghardik bila
sahabatmu lambat, mungkin saja dia lelah
Jangan memutus persahabatan bila dia salah
Karena dia bukan malaikat, hanya manusia
biasa sepertimu.
Jangan kecewa bila engkau kehilangan
sesuatu yang berharga
karena bila engkau rugi dalam satu
perniagaan
Maka ingatlah engkau telah mendapat untung
dalam perniagaan yang lain
Bagaimanapun pahitnya hidup….. tetaplah
tersenyum..
Jangan lupa, segalanya tercatat dalam
lebaran takdir, sebelum engkau menjadi satu dari miliyaran manusia
Meski esok masih sesuatu yang ghaib, tetap
mimpikan hal yang terindah
Karena esok adalah hari yang baru
Bila engkau ditakdirkan berumur panjang,
berarti esok adalah dirimu yang baru
Pernakah engkau mendengar ungkapan ahli
hikmah yang berbunyi :
“Ridho manusia adalah sebuah cita yang
tidak dapat dicapai”
Seringkali ungkapan ini disampaikan
setengah-setengah. Padahal bila ungkapan ini disampaikan seutuhnya maka
ungkapan ini merupakan ungkapan yang mengandung makna yang sangat luar biasa,
yaitu:
“Ridho manusia adalah satu cita yang tidak
dapat dicapai, sedangkan ridho Allah adalah satu cita yang tidak sepatutnya
ditinggal. Oleh karena itu, tinggalkanlah apa yang tidak mampu dicapai, dan
capailah apa yang tidak sepatutnya ditinggal.”
Ingat….
Tak perlu wajah yang indah untuk menjadi
tampan
Tidak juga dengan selalu memuji untuk jadi
orang yang dicintai
Tidak harus kaya untuk bahagia
Cukuplah bila Allah meridhoimu
Dengan begitu Dia akan menjadikanmu orang
yang tampan, dicintai dan bahagia
Bila engkau benar dalam 99 masaalah dan
salah dalam satu masaalah, maka mereka akan mencelamu karena satu kesalahan itu
dan meninggalkan 99 lainnya.
Begitulah laku manusia…
Tapi bila engkau salah dalam 99 masaalah
dan benar dalam 1 masaalah, maka Allah akan mengampunimu dengan satu kebaikan
itu karena kemurahaa-Nya. Itu bila engkau tidak menyekutukan-Nya.
Begitulah kasih Allah..
Jadi… mengapa engkau sibuk dengan manusia
lalu menjauh dari Allah ?
Semoga bermanfaat ^^

