Monday, June 22, 2015

The Detail Profile of PsikologID



If you keep doing the same thing, you’ll keep getting the same result. Change inspires change ~





Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,

Di blog post sebelumnya saya sudah sharing tentang apa itu PsikologID, semoga teman-teman sudah tidak penasaran lagi ya…dan sekarang saya akan sharing tentang profile lengkap dari PsikologID, yaitu sebagai berikut  :
















What is PsikologID ?



 Your wealth isn’t measured by the cash on hand, it’s by the hand you give to those in need. The little things you do could have a big impact in someone’s life ~




 



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,




Setelah saya sharing tentang ketertarikan saya terhadap dunia Psikologi dan juga peranan saya di Komunitas Psikologi Digital PsikologID, kali ini saka akan sharing lebih detail terkait PsikologID itu sendiri.


PsikologID adalah Komunitas Psikologi Digital, mengapa kami sebut digital karena kami besar melaui dunia digital dan Social Media, pertama kali kami membuat akun Twitter @PsikologID dan kami hanya berinteraksi melalui dunia maya/online saja, saat ini follower kami sendiri sudah lebih dari 800,000 follower,  hingga akhirnya dua tahun terakhir ini kami mulai mengadakan beragam kegiatan secara offline dan tercatat peserta yang sudah menghadiri event kami sampai saat ini sudah mencapai angka lebih dari 1,000 orang. Event yang kami adakan tersebar di beberapa wilayah Indonesia dan selain kami sebagai panitia Event kami juga menerima undangan dari pihak eksternal seperti Sekolah, Kampus, Perusahaan, dll.


Pada dasarnya PsikologID dibentuk untuk mengedukasi masyarakat terkait pemahaman ilmu Psikologi itu sendiri dan juga aplikasinya dikehidupan sehari-hari sehingga materi kami dapat diterima oleh semua kalangan tidak hanya untuk kalangan orang-orang Psikologi saja.


Materi yang kami sajikan adalah Psikologi Aplikatif dan dalam proses penyampaiannya kami sangat menjaga norma serta kode etik Psikologi sehingga tidak melanggar aturan yang berlaku di dunia Psikologi.


Selain itu seluruh materi yang kami sajikan baik online maupun offline semuanya adalah ilmu pengetahuan/science dan dapat dijelaskan secara ilmiah. Kami tidak menggunakan segala bentuk yang berhubungan dengan mistis, kekuatan supranatural, mantra dll.


Meskipun kami sudah mengadakan event offline namun kegiatan online kami juga masih tetap berjalan dan saat ini kami tidak hanya aktif di Twitter saja namun kami juga aktif di beberapa Social Media lainnya seperti Facebook, Instagram, Line, dan BBM Channel. Selain itu kami juga sudah menerbitkan beberapa buku dengan tema Psiklogi Populer dan saat ini kami juga sudah memiliki kantor beserta Klinik Psikologi di daerah Harapan Indah Bekasi.


Demikian penjelasan tentang PsikologID, untuk informasi lebih lengkap silahkan follow Twitter kami @PsikologID atau kunjungi Website kami di www.psikologid.com.

I’m a Part of PsikologID



Sometimes, expect nothing to avoid dissapointment, and so everything giving to you will come as a pleasant surprise ~





Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,


Jika  di Blog Post saya sebelumnya saya sedikit bercerita tentang ketertarikan saya terhadap dunia Psikologi, kali ini saya akan bercerita tentang hubungan dan keterlibatan saya dengan Komunitas Psikologi Digital PsikologID.

Awal mulanya PsikologID ditemukan dan dibentuk oleh sahabat SMA saya yang bernama Daud Antonius (www.daudantonius.com), setelah lulus SMA beliau melanjutkan studi dengan mengambil jurusan Psikologi sedangkan saya langsung bekerja sebagai Recruitment Staff di HR Department yang dimana saya terlibat dengan aktifitas Psikologi dalam keseharian saya bekerja.

Sadar kami tertarik dengan bidang yang sama, kami sering sharing tentang materi-materi ilmu Piskologi, Kala itu Daud sharing tentang materi perkuliahannya maka saya sharing tentang aplikasinya didunia nyata, di masyarakat, dan di dunia pekerjaan.

Akhirnya Daud membuat akun Twitter @PsikologID yang bertujuan untuk bertukar ilmu, berbagi pengalaman dan juga diskusi seputar dunia Psikologi. Awalnya follower @PsikologID hanyalah orang-orang Psikologi saja atau beberapa profesional yang memang praktsi Psikologi, namun seiring dengan mulai dikenalnya Twitter oleh masyarakat luas akhirnya follower PsikologID mulai beragam tidak hanya orang-orang Psikologi saja namun beberapa orang dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda.

Sejak saat itu follower PsikologID meningkat drastis, sahabat saya, Daud meminta bantuan saya untuk menjadi Admin twitter PsikologID regional per kota dan saya sempat menjadi Admin Twitter PsikologID untuk beberapa saat, sampai pada akhirnya kami melihat bahwa animo masyarakat cukup baik menerima kami dan kami putuskan untuk berinteraksi langsung dengan follower kami yaitu dengan mengadakan Pelatihan/Training, Seminar, Workshop dan kegiatan offline lainnya, dan Alhamdulillah sampai saat ini kegiatan kami diterima dengan baik oleh masyarakat.

Sejak kami membuat kegiatan offline saya sudah berhenti menjadi Admin, dan saat ini saya berperan sebagai Community Development di PsikologID, yang dimana saya bersama-sama dengan founder @PsikologID terus melakukan evaluasi dan beberapa pengembangan terhadap komunitas yang kami buat dengan harapan kami dapat lebih banyak memberikan kontribusi dan kebaikan kepada masyarakat dengan mengedukasi mereka tentang ilmu Psikologi dengan benar dan juga memperkenalkan aplikasi ilmu Psikologi dalam kehidupan sehari-hari dengan bahasa dan proses penyampaian yang sederhana sehingga dapat diterima oleh semua kalangan.
Semoga penjelasan saya sudah dapat menjawab pertanyaan teman-teman semua ya…tentang hubungan saya dengan PsikologID ^^.

Me and Psychology


Take chances when you’re young so that you can tell stories when you’re old ~


 Picture : http://sd.keepcalm-o-matic.co.uk/i/keep-calm-and-love-psychology-60.png



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,


Beberapa teman dan rekan kerja saya banyak yang mengira bahwa saya lulusan Psikologi atau bahkan Psikolog, ditambah lagi saya aktif disalah satu komunitas Psikologi. Banyak juga  yang bertanya apa hubungan saya dengan Komunitas Psikologi Digital PsikologID atau yang lebih dikenal dengan @PsikologID. Sebelum saya bercerita tentang keterlibatan saya dengan PsikologID terlebih dahulu saya akan berbagi kisah asal mula saya tertarik dengan dunia Psikologi.

Selepas saya lulus SMA saya tidak langsung melanjutkan kuliah namun saya langsung bekerja dan saya saat itu saya diberi kepercayaan  menjadi Recruitment Staff pada HR Department, yang dimana dunia kerja saya 90% berhubungan dengan dunia Psikologi, Psikotes, Konseling, dll.

Saat itu saya hanya bekerja sebagai Staff pembantu Recruiter nya saja,  saya memang tidak melakukan eksekusi kegiatan yang berhubungan langsung dengan Psikologi namun saya menjadi familiar dengan dunia Psikologi dan saat itu seluruh Tim yang satu Departemen dengan saya adalah orang-orang Psikologi  dan ada beberapa Psikolog juga.

Sejak saat itu saya mulai menyukai Psikologi apalagi rekan kerja saya adalah orang-orang yang luar biasa baik hati mau berbagi ilmu dengan saya, mereka mengajarkan banyak hal tentang Psikologi namun tetap dalam koridor dan batas-batas kewajaran dan tidak melanggar kode etik. Tidak jarang juga saya dijadikan “Kelinci Percobaan” oleh mereka, but I’m proud of it…to be a part of the Psychology Experimental hehe….

Setelah tabungan saya cukup, saya berencana untuk melanjutkan studi dan sudah dapat ditebak jurusan apa yang saya minati yaitu jurusan Psikologi. Namun saat saya melakukan survey ke beberapa kampus yang ada jurusan Psikologi nya semua kelas yang ada adalah kelas reguler, sedangkan saya mencari kelas karyawan, yaitu kelas malam atau kelas akhir pekan. 

Dengan berat hati akhirnya saya menyerah, saya merelakan untuk mengambil jurusan yang lain saja karena saat itu jika saya kuliah reguler maka saya tidak dapat bekerja, sedangkan saya harus bekerja untuk membiayai kuliah saya.

Kecewa….ya, saya tidak bohong saat itu saya sangat kecewa namun kesedihan saya tidak berlarut-larut karena saya yakin untuk belajar tidak terbatas hanya di bangku sekolah atau kuliah saja melainkan bisa dimana saja, dengan siapa saja dan kapan saja.  Meskipun pada akhirnya saya mengambil jurusan perkuliahan yang lain namun saya tidak berhenti belajar ilmu Psikologi dan pada akhirnya saat ini saya sudah dapat berbagi ilmu Psikologi dengan orang lain juga.

Ada sebuah kutipan yang berbunyi "When one door closes, another opens; but we often look so long and so regretfully upon the closed door that we do not see the one which has opened for us.”

Jadi, jika ada teman-teman yang gagal meraih salah satu mimpinya....sedih dan kecewa boleh, itu normal, wajar dan manusiawi tapi jangan kelamaan yaa.., segera bangkit dan ciptakan serta kejar mimpi-mimpi yang lainnya ^^.