Tuesday, June 9, 2015

Dream Book

Life isn’t about finding yourself. Life is about creating yourself ~




                                                Picture : https://championewealthplanner.files.wordpress.com/2014/02/dream-book-2.jpg?w=600



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,
 
Setelah sebuah proses kebetulan kalau kata Erbe Sentanu dibukunya yang berjudul “Quantum Ikhlas” (baca : keajaiban), yang terjadi pada saya pada tahun 2012 silam mengenai daftar mimpi yang saya buat karena iseng namun ternyata hasilnya adalah sebuah keajaiban maka saya memutuskan untuk membuat daftar mimpi dengan sungguh-sungguh, dan kali ini saya benar-benar niat membuat daftar mimpi saya dalam sebuah buku yang saya namakan Buku Mimpi atau “Dream Book”.


Kali ini saya akan berbagi tentang pemahaman Dream Book itu sendiri. Semoga bermanfaat dan dapat memberikan inspirasi bagi siapa saja yang membacanya.


  • Dream Book adalah kumpulan tulisan-tulisan kita sekaligus yang menjadi harapan serta doa-doa kita.
  • Dream Book adalah catatan mimpi yang ditulis dengan tangan (bukan cetakan atau hasil ketikan).
  • Dream Book adalah saksi perjalanan kita meraih mimpi dan bukti perjanjian kita dengan diri kita sendiri.

Langkah-langkah membuat Dream Book :

  • Mengenali diri sendiri : Memahami potensi diri, mengenali kelebihan dan kekurangan diri, mencari apa yang ingin diraih dalam hidup.

  • Membuat daftar mimpi : Daftar mimpi ditulis oleh tangan sendiri, isinya impian-impian kita sendiri yang didalamnya banyak kalimat-kalimat motivasi yang kita pilih sendiri. Mengapa harus ditulis ? Karena untuk meraih SUKSES memerlukan VISI yang jelas

  • Tulislah Dream Book dengan rasa YAKIN : Kecepatan SUKSES berbanding lurus dengan kecepatakan KEYAKINAN kita.

  • Mulailah membuat daftar mimpi dengan benar.


Berikut ini beberapa tahapan yang dapat dilakukan untuk memudahkan kita membuat daftar mimpi dalam Dream Book kita :

  • Tulislah mulai dari hal-hal sederhana yang ingin diraih (perubahan perilaku, perkataan, dll).

  • Mulai menulis apa yang kita inginkan, bayangkan kita adalah orang-orang yang PASTI suskes, YAKINLAH. Ingatlah bahwa setiap orang pasti SUKSES, hanya caranya yang membedakan setiap orang meraih SUKSES.

  • Buatlah tangga impian saat kita menulis (sesuaikan impian dengan kemampuan dan keadaan kita) jangan membuat mimpi langsung setinggi langit...nanti kita sendiri malah meragukannya, buatlah mimpi dengan berjenjang.

  • Bermimpilah yang jelas (SMART = Spesific, Measurable, Attainable, Relevant, Time based).
  • Visualisasikan mimpi kita seperti melalui gambar, poster, video, dll.

  • Jangan takut memiliki mimpi yang besar.

  • Berani bermimpi dulu (tanpa memikirkan bagaimana mimpi tersebut menjadi kenyataan).

  •  Menulis dengan konsisten.

  • Rasakan keajaiban setelah menulis Dream Book, akan banyak kebetulan yang bukan kebetulan yang akan terjadi pada kita.

  •  Menulislah hingga menulis menjadi kebiasaan “Kamu adalah Kebiasaanmu”. Apapun kita hari ini, itu akibat kebiasaan kita di masa lalu.



Mari kita mulai membuat Dream Book mulai saat ini. Mimpi itu milik semua orang, memiliki sebuah mimpi bukanlah sebuah dosa, bermimpi itu gratis, tidak ada batasan bagi seseorang untuk memiliki mimpi atau membuat Dream Book, tidak ada batasan usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dll. Bermimpilah dan usahakan mimpi kita sampai dapat kita raih dan jangan lupa selalu berdoa.


Last but not least :


1. Dream it !
2. Believe it !
3. Describe it !
4. Plan it !
5. Do (Focus) it !
6. Share it !



Demikian tahapan-tahapan tentang membuat Dream Book, semoga dapat dipraktikan, dirasakan keajaibannya dan juga dapat bermanfaat.



Ditulisan saya selanjutnya saya akan berbagi kisah saya yang saya peroleh setelah saya membuat Dream Book, banyak sekali kebetulan (baca : keajaiban) yang saya alami, dan jangan lupa Dream Book ini hanyalah salah satu media, apapun yang terjadi adalah atas kuasa Allah SWT.


How To Dream

Stop looking for short cuts and travel the distance. Life is a learning course, don’t want to miss a lesson ~


                                    Picture : http://www.liveluvcreate.com/index.php?site=image&id=291337



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,

Setelah saya berbagi sedikit tentang definisi mimpi di tulisan saya sebelumnya maka tahapan berikut nya adalah saya akan berbagi tentang bagaimana cara bermimpi yang benar. Perlu digaris bawahi bahwa sebelum akhirnya saya memutuskan menjadi seorang pemimpi saya belajar banyak hal tentang mimpi dari berbagi sumber salah satunya yaitu dengan membaca, membaca artikel dari internet seperti blog dan media sosial, bergabung dengan beberapa forum dan komunitas, serta membaca beberapa buku yang relevan. Diantaranya saya membaca beberapa artikel dan buku yang ditulis oleh Jamil Azzaini, Rangga Umara, Muhammad Assad, Erbe Sentanu, dll.


Saya sangat mengagumi mereka para pribadi yang hebat yang dimana kehebatan mereka dapat mereka tularkan juga kepada orang lain, salah satu yang “tertular” adalah saya, meskipun saya masih jauuuuh dari cerminan seorang pribadi yang hebat namun setidak nya saya sedang dalam proses memperbaiki serta mengambangkan diri agar menjadi peribadi yang hebat kelak.


Salah satu hasil dari proses belajar saya, berikut ini saya juga ingin berbagi tentang bagaimana cara bermimpi yang benar yang dimana materi ini saya peroleh dari hasil pengalaman saya pribadi dipadukan dengan beberapa ilmu yang saya peroleh dari berbagai sumber.


  • Cara bermimpi yang baik yaitu terus berdoa, berusaha dan tidak menyerah, mendekatlah lebih dekat dengan Allah, maka Allah akan jauh lebih dekat dengan kita.
  • Mohon untuk selalu diingat apapun yang kita lakukan selalu sertai mimpi serta niat baik kita dengan doa, dan untuk berdoa sendiri juga diperlukan pemahaman yang baik tentang berdoa, yaitu berdoalah yang jelas, dan jangan berdoa yang sifatnya umum, jangan malas berdoa, jangan mengancam saat berdoa, dan jangan tawar menawar karena hidup ini bukan mau dan tidak maunya kita, jangan lupa komunikasikan mimpi kita dengan orang tua agar orang tua kita juga ikut mendoakan. 
  • Berikutnya cara bermimpi yang benar yaitu dengan menuliskan mimpi-mimpi kita dalam sebuah buku yang dinamakan Buku Mimpi atau Dream Book, tahapan yang sangat sederhana adalah dengan menulis. Maka dapat diartikan dengan menulis di Buku Mimpi maka sama dengan kita membuat rencana hidup.
  • Menulis Dream Book = Menjemput Impian Kita.
  • Jangan menunggu inspirasi baru menulis, menulislah dulu maka inspirasi akan datang dengan sendirinya.
  • Buatlah rencana hidup kita sendiri atau seumur hidup kita akan selalu menjadi bagian dari rencana orang lain.


Mulai saat ini bagi yang belum memiliki Dream Book, mari kita buat Dream Book  dan saya akan berbagi bagaimana cara serta tahapan membuat Dream Book ditulisan saya selanjutnya.

I Have A Dream

Happiness is not a reward it is a consequence. Suffering is not a punishment it is a result ~

                                              Picture : https://dreambigliveboldly.files.wordpress.com/2012/01/i-have-a-dream.jpg



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,


Semenjak saya mendapatkan “pencerahan” dan juga berhasil merasakan salah satu “Aha Moment” dalam hidup saya akhirnya saya bertekad untuk mempelajari lebih dalam tentang ilmu mimpi dan juga bagaimana membuat Dream List atau Dream Book yang efektif. Namun sebelum saya berbagi pengalaman saya tentang membuat Dream Book saya ingin meluruskan beberapa hal dan juga ingin memberikan pemahaman mimpi yang benar.

  • Saya tidak mendewakan Dream Book, apapun yang saya dapatkan semua adalah dari Allah. Apapun yang saya raih adalah atas kehendak-Nya namun membuat Dream Book adalah salah satu atau mungkin dapat dikatakan hanya sebagian kecil dari usaha saya untuk meraih apa yang saya inginkan dalam hidup. Karena dalam hidup ini kita perlu melakukan tindakan nyata yaitu berusaha dan berdoa. Untuk itu jangan sekali-kali kita merasa hebat dan bergantung pada suatu hal selain Allah.
  • Mimpi yang saya maksud disini bukanlah mimpi saat kita tertidur, semua terasa begitu nyata namun akan berakhir saat kita terbangun. Mimpi saya adalah mimpi yang saya lakukan dengan penuh kesadaran dan mata terbuka, mimpi saya bukan hanya berangan-angan saja tapi juga melakukan aksi nyata, berusaha, bekerja keras serta berdoa untuk mendapatkannya.
  • Mimpi adalah keinginan – Keinginan adalah harapan – Harapan adalah doa – Mimpi adalah doa yang spesifik.
  • Mengapa kita harus memiliki mimpi ? dengan memiliki mimpi maka kita akan memiliki arah serta rencana hidup yang jelas, fokus pada hal yang ingin dicapai, impian kita dapat memberikan semangat hidup serta membentuk kita menjadi pribadi yang memiliki mental yang kuat.
  • Bagaimana jika tidak memiliki mimpi ? tidak memiliki visi hidup yang jelas, hidup menjadi “bagaimana nanti” bukan “nanti bagaimana”, hidup diibaratkan seperti air yang mengalir karena sudah ada yang mengatur dan sudah ada jalannya, namun jika kita bisa mengarahkan aliran air tersebut ketempat yang lebih baik mengapa kita harus berdiam diri mengikuti arah air yang biasa-biasa saja ? bagaiaman jika air tersebut mengalir melewati gorong-gorong yang kotor dan bermuara di sungai yang keruh penuh sampah, limbah, lumpur, dll apakah masih mau berdiam diri membiarkan hidup seperti air yang mengalir ?
  • Mimpi adalah sebagai tujuan yang dapat memacu kita untuk berusaha dan berdoa lebih keras lagi, namun jangan sampai kita menjadi lepas kendali dan menjadi “Budak Mimpi” menghalalkan segala cara untuk meraihnya, dan bahkan menjadi depresi hinggal hilang akal saat gagal. Ingat seperti yang saya sebutkan di poin pertama membuat daftar mimpi hanyalah sebagian kecil dari usaha kita, lakukanlah segala sesuatunya dengan benar, ingat masih ada Allah yang Maha Segala-galanya dalam hidup kita, saat gagal jangan berlebihan karena gagal itu hal yang biasa, gagal satu mimpi jangan putus asa,  kecewa itu wajar dan manusiawi namun segeralah bangkit dan perbaharui dengan mimpi-mimpi yang baru.

Nahhh, mulai saat  ini paham ya apa itu mimpi dan jenis mimpi apa yang sering saya lakukan, semoga bermanfaat :)

Dream List

If you believe in yourself, have dedication, pride, and that never quit attitude, you will be a winner ~


                                                       Picture : https://thegoatcheeselady.files.wordpress.com/2011/01/026.jpg


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,

 
Pada tahun 2009 saya membuat sebuah daftar mimpi sebanyak 100 mimpi beserta dengan time table kapan mimpi-mimpi tersebut akan saya capai atas anjuran dari seorang rekan kerja yang sebelumnya akan memberikan instruksi lanjutan apa yang harus saya lakukan untuk meraih mimpi-mimpi tersebut, namun karena satu dan lain hal beliau mengundurkan diri dari kantor tempat kami bekerja dan saya pun tidak melanjutkan memonitor mimpi-mimpi tersebut hanya sesekali saja saya iseng membukanya untuk melihat hal-hal apa saja yang ingin saya raih dalam hidup saya setelah itu saya abaikan.
 
Tiga tahun kemudian tepatnya pada tahun 2012, saya sedang membereskan rak buku saya dan saya menemukan buku catatan yang berisi daftar mimpi saya dan saya membuka serta membaca satu-persatu daftar mimpi tersebut, tanpa sadar saya mengambil sebuah pulpen dan saya menandai beberapa mimpi dengan tanda check list (√) yang dimana mimpi-mimpi tersebut sudah dapat saya raih.


Setelah saya selesai membaca dan menandai daftar mimpi saya, percaya atau tidak detak jantung saya mulai berdetak tidak beraturan, tubuh saya terasa lemas dan mulai bergetar karena rasa heran, takjub dan senang bagaimana mungkin dalam waktu kurang lebih 3 tahun 70% dari 100 mimpi saya sudah dapat saya capai.


Saat itu saya berada pada titik mendapatkan “Aha moment” (kalau yang suka membaca buku pengembangan diri pasti tahu dengan istilah tersebut), saya bergumam pada diri saya sendiri dengan teori yang minim dan praktik yang pas-pasan saja saya bisa meraih mimpi-mimpi tersebut apalagi kalau saya mengerti sistem, teori dan praktik nya dengan baik sudah dapat dipastikan hasilnya akan jauh lebih baik lagi. Sejak saat itu  saya bertekad untuk mendalami proses pembuatan daftar mimpi ini dan saya berniat untuk membagikan pengalaman ini dengan orang-orang disekitar saya.


Memang saat itu rekan kerja saya (Pak Suhaib) yang memperkenalkan saya dengan daftar mimpi tersebut belum tuntas berbagi ilmunya, namun dari lubuk hati yang terdalam saya sangaaaaaat berterima kasih kepadanya karena melalui Pak Suhaib Allah memberikan “Insight” yang sangat berharga bagi kehidupan saya, dan sejak saat itu juga saya bertekan untuk menjadi seorang pemimpi sejati, seorang pengejar mimpi yang tidak akan pernah puas, satu mimpi tercapai jangan berhenti, lanjutkan lagi perjuangan, kejar lagi mimpi yang lain dan begitu seterusnya.



That’s why I always said that I’m a dreamer, I’m a dream chaser.