“Whoever believes in Allah and His apostle,
offers prayers perfectly and fast during Ramadhan, then it is incumbent upon
Allah to admit him into paradise whether he emigrates for Allah’s cause or stay
in the land where he was born.” (Prophet Muhammad S.A.W)
Picture : http://horseedmedia.net/wp-content/uploads/2014/06/Ramadan-Kareem.jpg
Setelah sebelumnya saya menulis sedikit
“kata sambutan” untuk menyambut bulan suci Ramadhan, mungkin ada beberapa dari
teman-teman yang masih bingung mengapa kita begitu bersemangat menyambut bulan
Ramadhan, mengapa bulan Ramadhan sangat ditunggu-tunggu, dll. Dan dengan pengetahuan
saya yang masih sangat dangkal maka kali ini saya akan sedikit berbagi tentang
keistimewaan bulan Ramadhan.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa
yang sering disebut bulan yang paling agung, adapun keistimewaan Ramadhan
diantaranya adalah sebagai berikut :
Pertama, pada bulan
Ramadhan ini Allah mewajibkan puasa bagi orang-orang yang beriman, Allah
berfirman dalam Al-quran surat Al-Baqoroh ayat 183 :
“Hai orang-orang yang
beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu agar kamu bertaqwa”.
Puasa adalah ibadah yang
istimewa karena puasa adalah ibadah hati, yang mengetahui apakah kita berpuasa
hanyalah kita dan Allah , dan yang mengetahui kualitas puasa kitapun hanyalah
Allah semata,sehingga dalam menjalankan ibadah puasa kita benar-benar diuji
tingkat keikhlasannya menjalankan perintah Allah, kita diuji kejujurannya, serta
komitmen terhadap diri sendiri dan terhadap Allah. Dalam menjalankan ibadah
puasa, tidak ada manipulasi untuk itulah mengapa ibadah menjalankan puasa
menjadi sangat istimewa karena sifatnya sangat rahasia sekali hanya kita dan
Allah yang mengetahuinya.
Kedua, Bulan
Ramadhan adalah bulan yang memiliki keistimewaan karena di bulan Ramadhan ini
Al-quran diturunkan, seperti yang sudah difirmankan oleh Allah dalam surat
Al-Baboqoroh ayat 185 :
“(Beberapa hari yang
ditentuan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan
(permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan
mengenai petunjuk itu dan pembela (antara yang hak dan yang bathil). Karena
itu, barangsiapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan
itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam
perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari
yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan
bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan
bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang
diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.
Kita mengetahui bahwa
Al-Quran adalah mukjizat Nabi ter-agung, lebih agung daripada mukjizat yang
lainnya. Tidaklah kitab suci yang begitu agung turun dibulan yang tidak agung.
Ketiga, bulan
Ramadhan istimewa karena dibulan tersebut ada malam Lailatul Qodar yaitu satu
malam yang lebih mulia daripada seribu bulan, dan Allah pun berfirman dalam
surat Al-Qodar ayat 1-5 :
“Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Quran)
pada malam kemuliaan, dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ? malam
kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun
malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur
segala urusan malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”
Allah begitu adil dan
bijaksana, umat Nabi Muhammad S.A.W diberi usia lebih pendek daripada usia
umat-umat sebelumnya, tetapi diberi keistimewaan yang tidak diberikan kepada
umat-umat sebelumnya, keistimewaan tersebut adalah malam yang sangat utama, bahkan lebih baik daripada seribu bulan.
Adakah diantara kita yang
mampu sholat malam seribu bulan ?
Adakah diantara kita yang
mampu membaca Al-Quran selama seribu bulan ?
Tentu tidak. Tetapi dengan
sifat Rahman dan Rahim-Nya Allah memberi kemudahan kepada umat Nabi Muhammad
S.A.W dengan diturunkannya Lailatul Qodar, yaitu malam yang lebih baik daripada
malam seribu bulan. Jika kita menggunakan malam tersebut dengan sebaik-baiknya
dengan beribadah didalamnya maka kita sama halnya telah beribadah selama seribu
bulan.
Keempat, Keistimewaan
bulan Ramadhan selanjutnya adalah karena Allah menjadikan awal bulan Ramadhan
sebagai rahmah, pertengahanya sebagai maghfirah dan sepertiganya adalah
pembebasan dari api neraka.
Itulah sedikit penjelasan tentang keistimewaan
bulan Ramadhan, semoga kita semua dapat memanfaatkan kesempatan emas ini dengan
sungguh-sungguh dengan meningkatkan kualitas iman kita dan meningkatkan
kuantitas ibadah serta amalan kita.
Semoga bermanfaat dan selamat menunaikan
ibada puasa di bulan Ramadhan yang penuh berkah ^^.


No comments:
Post a Comment