For success, attitude is equally as
important as ability.
~Harry F. Banks
Picture : www.morganmckinley.co.uk
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarokatuh,
Hallo Dreamers,
Beberapa waktu yang lalu komunitas tempat saya berorganisasi (PsikologID) mengadakan kegiatan Open Recruitment yaitu membuka lowongan kepada siapapun untuk
bergabung dan menjadi bagian komunitas kami yaitu sebagai Relawan atau
Volunteer.
Kegiatan kali ini saya menjadi Person in Charge-nya, mulai dari proses publikasi
iklan, menerima, menyeleksi, mengundang sampai dengan melakukan wawancara.
Ada yang menarik, Setelah kami
mempublikasikan iklan lowngan sebagai relawan di PsikologID ada begitu banyak
kandidat yang menghubungi dan mengajukan beberapa pertanyaa kepada saya. Dari sekian banyak pertanyaan yang diajukan
sekitar 80% adalah bertanya tentang CV (Curriculum Vitae) mulai dari pertanyaan
yang sederhana sampai yang muter-muter dan membuat saya beberapa kali
garuk-garuk kepala, bukan karena saya tidak dapat menjawab atau menjelaskan
kepada mereka namun karena saya sudah kehabisan ide bagimana cara menjelaskan
agar mereka mengerti dengan penjelasan yang saya maksud hehe.
Mungkin karena sebagian besar kandidat
adalah pelajar dan mahasiswa yang dimana belum ada pengalaman bekerja, maka dari itu mereka tidak tahu apa itu surat
lamaran dan apa itu CV. Padahal sebetulnya bisa tanya Mbah Google sih…tapi entahlah mungkin bagi mereka lebih mudah
bertanya daripada browsing.
Banyak dari kandidat yang bertanya
tentang apa itu CV ? Isi CV apa aja sih ? bagai mana cara membuat CV ? dll.
Nah untuk menjawab beberapa pertanyaan
tersebut kali ini saya akan sharing
terkait dengan hal-hal yang harus diperhatikan saat kita membuat Curriculum
Vitae atau CV. Kebetulan saya adalah seorang HRD jadi sedikit banyak saya mengetahui jenis CV
seperti apa yang sekiranya disukai oleh kami para Recruiter atau HRD. Saya
tidak akan memberikan contoh CV karena teman-teman dapat mencarinya di google seperti saya sebutkan di atas dan
saya tidak ingin teman-teman terpaku hanya pada draft atau contoh CV yang saya
berikan karena pada dasarnya tidak ada bentuk baku sebuah format CV semua flexible disesuaikan dengan data
teman-teman sendiri.
CV atau Curriculum Vitae merupakan data
diri atau lebih familiar dengan istilah Biodata yang berfungsi untuk memperkenalkan diri kita secara tidak
langsung (tertulis) yang dimana kita tujukan untuk melamar pekerjaan kepada
sebuah perusahaan atau instansi lain sesuai dengan kebutuhan.
Biasanya saat kita membuat atau
mengirimkan CV dilengkapi dengan Surat Lamaran yang kurang lebih isinya lebih
kepada kata pengantar sebelum kita memberikan informasi tentang data diri kita.
Namun untuk Surat Lamaran ini menurut saya opsional, teman-teman dapat membuat
nya namun jika tidak juga tidak apa-apa.
Berikut ini ada struktur standar dalam penulisan Surat Lamaran dan CV :
- Tulis tempat dan tanggal penulisan surat ~ Ingat untuk selalu meng-update tanggal dan juga tempat penulisan, kesalahan yang sering terjadi adalah saat kita meng-copy Surat Lamaran orang lain dan lupa menggantinya.
- Tulis nama perusahaan atau instansi yang dituju ~ Kesalahan yang sering terjadi juga banyak para Pelamar atau Job Seeker yang malas atau lupa mengganti nama perusahaan atau instansi yang dituju biasanya mereka mengirimkan CV ke beberapa perusahaan dengan format yang sama dan jujur hal ini membuat ilfeel HRD dan memberikan kesan bahwa tema-teman pemalas, tidak teliti, tidak niat, dll.
- Tulis sapaan sederhana ~ Kata-kata seperti salam hormat, mungkin hal ini terkesan sepele namun memberikan kesan bahwa teman-teman adalah orang yang sopan, mengerti tata krama dan memahami struktur bahasa kepenulisan dengan baik.
- Tulis kata pengantar ~ Saat membuat Surat Lamaran dan CV jangan langsung to the point namun berikan kata pengantar secukupnya maksud dan tujuan dari kita mengirimkan Surat Lamaran dan alangkah baiknya menuliskan posisi yang kita lamar. Namun jangan lebay juga karena sering kali saya membaca kata pengantar yang berlebihan seperti memuji-muji perusahaan padahal kandidat tersebut belum tahu apa-apa tentang perusahaan kami, dan tidak jarang juga banyak yang narsis memuju-muji diri sendiri, “menjual” diri terlalu berlebihan dan ini tidak mencerminkan bahwa teman-teman percaya diri tapi justru memberi kesan suka membual.
- Menulis Biodata ~ Saat teman-teman menulis Biodata buatlah data yang sesuai dengan kenyataan, di format semenarik mungkin sah-sah saja namun jangan berlebihan apalagi menuliskan sesuatu yang sebetulnya tidak sesuai dengan diri kita. Jangan lupa untuk selalu mencantumkan nomor kontak yang dapat dihubungi dan kalau bisa usahakan untuk memberikan minimal 2 nomor sehingga jika 1 nomor utama tidak dapat dihubungi maka ada 1 nomor untuk back up. Untuk nomor telepon jika teman-teman memiliki 2 nomor itu lebih baik, namun jika tidak ada berikan nomor telepon orang terdekat kalau bisa keluarga kita dan jangan lupa informasikan kepada mereka bahwa kita mencantumkan nomornya di CV jadi jika ada yang menghubungi mereka, mereka sudah ada gambaran dan tidak bingun, karena beberapa kali saya mengalami hal yang lucu dan kadang mengerikan karena mereka tidak ada pemberitahuan sebelumnya sehingga tidak jarang yang tidak kooperatif kadang saya dikira pegawai Bank yang menawarkan Credit Card, dikira anggota MLM, dikira bercanda, mau menipu, dll.
- Tulis pengalaman kerja dan skill yang dimiliki ~ Sekali lagi saya tekankan tulis sesuai dengan pengalaman dan skill yang kita miliki. Untuk pengalaman kerja tulis dari pengalaman kerja terakhir sampai yang pertama (break down mundur) dan jangan lupa tulis masa kerja, tanggal masuk, tanggal keluar, nama jabatan, gambaran tugas dan tanggung jawab (Jobdesc) secara general tidak perlu terlalu detail karena untuk detailnya dapat dibahas pada saat wawancara nanti.Alangkah lebih baik jika kita juga mencantumkan nama dan nomer telepon yang dapat dihubungi sebagai referensi biasanya nama mantan atasan kita atau rekan kerja yang berhubungan langsung dengan kita dan mengetahui kinerja kita.
- Tulis pengalaman training, organisasi, seminar, sertifikasi, dll ~ Tulis seperlunya sesuai dengan kegiatan yang sudah pernah kita ikuti.
- Tulis harapan kita ~ Yaitu harapan kita terhadap perusahaana atau instansi yang dituju, harapan untuk dapat dipanggil wawancara, dll. namun jangan terlalu berlebihan cukup seperlunya saja.
- Penutup ~ Tulis kata penutup dan ucapan terima kasih seperlunya.
Saya rasa demikian yang dapat saya share tentang CV, jika teman-teman ada
yang ingin bertanya atau membutuhkan bantuan terkait pembuatan CV silahkan
kirimkan email ke mail.dreamchaser@gmail.com.
Semoga bermanfaat ^^.


No comments:
Post a Comment