Tuesday, July 28, 2015

Microexpression & Body Language



Sometimes the greatest message comes in the simplest form ~



Picture : http://bass-schuler.com/

  



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,





Hallo Dreamers,




Setelah beberapa waktu yang lalu saya sempat menulis tentang profile PsikologID dan juga beberapa blog post tentang peranan Psikologi dalam dunia Industri dan Organisasi, naaah sekarang saya akan berbagi ilmu tentang aplikasi ilmu psikologi dalam kehidupan sehari-hari.


Mungkin banyak orang yang berpikir bahwasannya ilmu Psikologi itu tidaklah aplikatif, sulit dimengerti, hanya dapat dipelajari oleh orang-orang yang kuliah Psikologi saja, dll. Padahal….pada kenyataannya kita semua berhubungan erat dengan aplikasi dari ilmu Psikologi itu sendiri karena pada dasarnya Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia.


Sesungguhnya ilmu Psikologi itu tidak hanya terbatas dengan sesuatu yang berhubungan dengan kondisi psikis atau kejiwaan semata, salah satu aplikasi ilmu Psikologi adalah Psikologi Komunikasi yang dimana kita mempelajari ilmu Psikologi yang tujuannnya adalah mempermudah cara kita berkomunikasi dengan lawan bicara kita dengan cara memahami kondisi serta fenomena Psikologi yang terjadi disekitar kita.


Salah satu aplikasi ilmu Psikologi yang biasanya digunakan yaitu mempelajari ekspresi wajah dan juga bahasa tubuh lawan bicara kita, sederhananya adalah kita dapat “menangkap” pesan yang disampaikan oleh lawan bicara kita melalui mimik wajah dan bahasa tubuh mereka, yaaa sebuah pesan tersirat yang dimana mereka sendiri tidak menghendaki pesan itu keluar dari diri mereka. 


Untuk mempelajari dan menjawab kebutuhan masyarakat atas fenomena tersebut kami di PsikologID memiliki satu tema seminar yang kami adakan secara berkala yang berjudul “Microexpression & Body Language”. Adapun pengertian dari Microexpression dan Body Language adalah sebagai berikut :


Microexpression :

  • Ekspresi singkat wajah yang hanya berlangsung selama 1/25 sampai setengah detik.
  • Reaksi ini sangat cepat dan bersifat refleks, sehingga tidak dapat ditutupi.
  • Microexpression dapat secara baik memperlihatkan perasaan dan emosi seseorang akan sesuatu secara benar.


Body Languange (Bahasa Tubuh) :

  • Bahasa tubuh selalu dapat mengungkapkan sesuatu, dari yang ingin disampaikan, sampai yang ditutupi sekalipun. Perasaan menerima, menolak, tertarik, bosan, benci, semuanya dapat diungkap melalui gerakan dan isyarat yang dikeluarkan oleh bahasa tubuh. 
Klasifikasi pesan bahasa tubuh terbagi menjadi :

  • Pesan Fasial : Pesan yang disampaikan melalui ekspresi wajah.
  • Pesan Gestural : Pesan yang disampaikan melalui gerakan anggota tubuh.

  • Pesan Postural : Pesan yang disampaikan oleh seluruh anggota tubuh.

  • Pesan Artifaktual : Pesan yang disampaikan melalui penampilan dan pakaian.


Selain materi tersebut di atas, kami juga memberikan beberapa materi tambahan seperti :


  • Eyes Accesing Cues : Gerakan mata, kontak mata dan pandangan memiliki ciri dan makna tertentu, bisa dijadikan akses informasi dan memori.

  • Lie Detector : Bagaimana membedakan kebohongan melalui teknik alami, percakapan langsung dan tidak langsung.

  •  Statemet Analysis : Teknik dalam menganalisa percakapan untuk menemukan perbedaan antara kejujuran dan menutupi sesuatu.

Banyak manfaat yang kita peroleh dengan mempelajari ilmu Microexpression & Body Language, diantaranya yaitu kita dapat memahami pesan tersirat yang disampaikan lawan bicara kita sehingga kita dapat menciptakan “alat” komunikasi yang lebih efektif. Aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah untuk memahami pasangan kita (bagi yang sudah menikah), untuk memahami Customer kita (bagi yang bekerja di bidang penjualan baik barang maupun jasa), untuk memahami murid atau mahasiswa (bagi guru atau dosen), dsb.


Bagi teman-teman yang ingin belajar ilmu Microexpression & Body Language dapat mengunjungi website www.psikologid.com untuk mengetahui jadwal pelatihannya, insyaAllah nanti kita dapat belajar bersama dan bersama-sama memberikan manfaat tidak hanya untuk diri kita sendiri namun juga orang-orang disekitar kita.




Oiya dalam waktu dekat ini kami mengadakan seminar “Microexpression & Body Language” di Jogjakarta, bagi teman-teman yang tinggal di Jogjakarta dan sekitarnya mungkin dapat bergabung untuk mengikuti seminar tersebut dan sekalian kopi darat dengan saya juga *Ehh….salah fokus :D. Berikut ini informasi detail event-nya :





2 comments:

  1. Hm.. jadi ingat drama yang penjahatnya sudah bisa mengendalikan microexpresinya sendiri.. seru..ga kebaca sedang bohong apa nggak *ini bener-bener salah fokus :D*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, kalau saya suka nonton film "Lie To Me" tokoh utamanya ahli Microexpression cara dia mengungkap kebohongan kereeeen :D

      Delete