Sometimes the
greatest message comes in the simplest form ~
Picture : http://bass-schuler.com/
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarokatuh,
Hallo Dreamers,
Setelah beberapa
waktu yang lalu saya sempat menulis tentang profile PsikologID dan juga
beberapa blog post tentang peranan Psikologi dalam dunia Industri dan
Organisasi, naaah sekarang saya akan berbagi ilmu tentang aplikasi ilmu
psikologi dalam kehidupan sehari-hari.
Mungkin banyak orang
yang berpikir bahwasannya ilmu Psikologi itu tidaklah aplikatif, sulit
dimengerti, hanya dapat dipelajari oleh orang-orang yang kuliah Psikologi saja,
dll. Padahal….pada kenyataannya kita semua berhubungan erat dengan aplikasi
dari ilmu Psikologi itu sendiri karena pada dasarnya Psikologi adalah ilmu yang
mempelajari perilaku manusia.
Sesungguhnya ilmu
Psikologi itu tidak hanya terbatas dengan sesuatu yang berhubungan dengan
kondisi psikis atau kejiwaan semata, salah satu aplikasi ilmu Psikologi adalah
Psikologi Komunikasi yang dimana kita mempelajari ilmu Psikologi yang
tujuannnya adalah mempermudah cara kita berkomunikasi dengan lawan bicara kita
dengan cara memahami kondisi serta fenomena Psikologi yang terjadi disekitar
kita.
Salah satu aplikasi
ilmu Psikologi yang biasanya digunakan yaitu mempelajari ekspresi wajah dan
juga bahasa tubuh lawan bicara kita, sederhananya adalah kita dapat “menangkap”
pesan yang disampaikan oleh lawan bicara kita melalui mimik wajah dan bahasa
tubuh mereka, yaaa sebuah pesan tersirat yang dimana mereka sendiri tidak
menghendaki pesan itu keluar dari diri mereka.
Untuk mempelajari dan
menjawab kebutuhan masyarakat atas fenomena tersebut kami di PsikologID
memiliki satu tema seminar yang kami adakan secara berkala yang berjudul
“Microexpression & Body Language”. Adapun pengertian dari Microexpression
dan Body Language adalah sebagai berikut :
Microexpression :
- Ekspresi singkat wajah yang hanya berlangsung selama 1/25 sampai setengah detik.
- Reaksi ini sangat cepat dan bersifat refleks, sehingga tidak dapat ditutupi.
- Microexpression dapat secara baik memperlihatkan perasaan dan emosi seseorang akan sesuatu secara benar.
Body Languange
(Bahasa Tubuh) :
- Bahasa tubuh selalu dapat mengungkapkan sesuatu, dari yang ingin disampaikan, sampai yang ditutupi sekalipun. Perasaan menerima, menolak, tertarik, bosan, benci, semuanya dapat diungkap melalui gerakan dan isyarat yang dikeluarkan oleh bahasa tubuh.
- Pesan Fasial : Pesan yang disampaikan melalui ekspresi wajah.
- Pesan Gestural : Pesan yang disampaikan melalui gerakan anggota tubuh.
- Pesan Postural : Pesan yang disampaikan oleh seluruh anggota tubuh.
- Pesan Artifaktual : Pesan yang disampaikan melalui penampilan dan pakaian.
Selain materi
tersebut di atas, kami juga memberikan beberapa materi tambahan seperti :
- Eyes Accesing Cues : Gerakan mata, kontak mata dan pandangan memiliki ciri dan makna tertentu, bisa dijadikan akses informasi dan memori.
- Lie Detector : Bagaimana membedakan kebohongan melalui teknik alami, percakapan langsung dan tidak langsung.
- Statemet Analysis : Teknik dalam menganalisa percakapan untuk menemukan perbedaan antara kejujuran dan menutupi sesuatu.
Banyak manfaat yang kita peroleh dengan mempelajari
ilmu Microexpression & Body Language, diantaranya yaitu kita dapat memahami
pesan tersirat yang disampaikan lawan bicara kita sehingga kita dapat menciptakan
“alat” komunikasi yang lebih efektif. Aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari
diantaranya adalah untuk memahami pasangan kita (bagi yang sudah menikah),
untuk memahami Customer kita (bagi yang bekerja di bidang penjualan baik barang
maupun jasa), untuk memahami murid atau mahasiswa (bagi guru atau dosen), dsb.
Bagi teman-teman yang ingin belajar ilmu
Microexpression & Body Language dapat mengunjungi website www.psikologid.com untuk
mengetahui jadwal pelatihannya, insyaAllah nanti kita dapat belajar bersama dan
bersama-sama memberikan manfaat tidak hanya untuk diri kita sendiri namun juga
orang-orang disekitar kita.
Oiya dalam waktu dekat ini kami mengadakan seminar
“Microexpression & Body Language” di Jogjakarta, bagi teman-teman yang
tinggal di Jogjakarta dan sekitarnya mungkin dapat bergabung untuk mengikuti
seminar tersebut dan sekalian kopi darat dengan saya juga *Ehh….salah fokus :D. Berikut ini informasi detail event-nya :



Hm.. jadi ingat drama yang penjahatnya sudah bisa mengendalikan microexpresinya sendiri.. seru..ga kebaca sedang bohong apa nggak *ini bener-bener salah fokus :D*
ReplyDeleteHehehe, kalau saya suka nonton film "Lie To Me" tokoh utamanya ahli Microexpression cara dia mengungkap kebohongan kereeeen :D
Delete