Assalamu’alaykum
warahmatullahi wabarokatuh,
Beberapa hari
yang lalu saya sempat mengalami krisis air karena Water Tank atau yang dikenal dengan sebuat Toren di rumah saya mati karena ada komponennya yang lepas, dan
saya baru menyadarinya ketika akan mengambil wudhu untuk sholat Maghrib awalnya
air yang keluar mengecil dan lama-lama mati tidak mengeluarkan air sama sekali,
ternyata selama seharian ini Toren tersebut tidak mengisi ulang dan
saya tidak menyadari hal itu.
Menjelang
waktu Isya suami pulang dari tempatnya bekerja, namun karena kondisi sudah
malam dan juga karena Toren tersebut
terletak di atas atap rumah kami maka tidak memungkinkan bagi suami untuk
langsung mengeceknya saat itu juga.
Akhirnya kami
melewati malam yang terasa begitu panjang dengan menghemat-hemat sisa air yang
hanya tinggal 1 ember besar saja, kebetulan kami memang tidak punya penampungan
air selain Toren bahkan di kamar
mandipun kami tidak memiliki bak mandi, yang ada hanya 1 buah ember besar saja.
Air tersebut kami gunakan hanya untuk berwudhu dan jaga-jaga jika anak kami
buang air besar.
“You don’t
know what you’ve got ‘till its gone” rasanya kutipan tersebut cukup mewakili
perasaan saya kala itu hehehe. Setelah kejadian tersebut saya merasakan betapa satu
hal kecil saja jika sudah tidak ada keberadaanya maka rasanya akan menyulitkan
sekali dan menimbulkan penyesalan.
Begitulah
rasanya baru kehilangan air satu malam saja apalagi jika saya kehilangan hal
lain yang jauh lebih besar dan jauh lebih penting keberadaanya seperti 5
perkara yang disabdakan oleh Rasulullah ? jika mengingat hadits itu hati saya
selalu teriris perih karena mengingat kualitas diri yang rasanya masih banyak
kekurangannya.
Betapa selama
ini saya terlena akan kenikmatan yang saya miliki dan lupa bahwa semua itu akan
hilang dan pergi pada masanya, yang tersisa hanyalah penyesalan dan tak kan
dapat terulang. Teman-teman semua pasti tahu kan 5 perkara sebelum 5 perkara
yang saya maksud yaitu hadits berikut ini, dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda
bahwa :
- Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu.
- Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu.
- Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu.
- Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu.
- Hidupmu sebelum datang kematianmu.
Semoga kita
semua dapat memanfaatkan sisa waktu yang kita miliki dengan hal-hal baik yang
mendekatkan diri kita kepada Allah karena kita semua tidak pernah tahu kapan
jantung ini akan berhenti berdetak, bisa lusa, bisa besok atau bahkan hari ini.
Wassalamu’alaykum
warahmatullahi wabarokatuh.


No comments:
Post a Comment