Once you have a staff
of prepared, intelligent, and energetic people, the next step is to motivate
them to be creative.
~Akio Morita
Picture : http://101fundraising.org/
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,
Hallo Dreamers,
Setelah kemarin saya
sharing tentang teori serta persiapan yang harus dilakukan sebelum kita
melaksanakan kegiatan Rekrutmen dan Seleksi (Recruitment and Selection), naah
sekarang saya akan kembali sharing tentang strategi dalam kegiatan Rekrutmen.
Kegiatan Rekrutmen
dan Seleksi antara lain meliputi upaya pencarian sejumlah calon
karyawan yang memenuhi syarat dalam jumlah tertentu sehingga dari mereka
perusahaan dapat menyeleksi orang-orang yang paling tepat untuk mengisi
lowongan pekerjaan yang ada. Rekrutmen merupakan komunikasi dua arah. Para
pelamar menghendaki informasi yang akurat mengenai seperti apa rasanya bekerja
di dalam sebuah organisasi/perusahaan. Sedangkan organisasi/perusahaan sangat menginginkan informasi yang akurat
tentang pelamar tersebut jika kelak mereka menjadi karyawan. Berikut ini
beberapa strategi harus yang dilakukan ketika kita melaksanakan kegiatan
Rekrutmen dan Seleksi :
Penyusunan strategi untuk merekrut
Dalam penyusunan strategi ini, peran HRD bertanggung
jawab dalam menentukan kualifikasi-kualifikasi pekerjaan, bagaimana karyawan
direkrut, dimana tempatnya, dan kapan pelaksanaannya.
Penyaringan
atau penyisihan pelamar-pelamar kerja yang tidak cocok
Di dalam proses ini memerlukan perhatian besar khususnya untuk membendung
diskualifikasi karena alasan yang tidak tepat.
Pembuatan
kumpulan pelamar
Kelompok pelamar yang sudah
disaring merupakan kumpulan individu-individu yang telah sesuai dengan kriteria
yang ditetapkan oleh perekrut dan merupakan kandidat yang layak untuk posisi
yang dibutuhkan.
Mencari sumber-sumber rekrutmen
Sumber-sumber rekrutmen dapat berasal dari berbagai macam sumber, dan pada
umumnya diperoleh dari :
Pelamar
Langsung :
Pelamar langsung sering dikenal dengan istilah “Applications at The Gate”
atau “Walk in Applicant”. Artinya
para pencari pekerjaan datang sendiri ke suatu perusahaan untuk melamar, ada
kalanya karena mereka sebelumnya mengetahui adanya informasi lowongan di
perusahaan tersebut namun tidak tahu posisi apa yang sedang dibutukan, kadang
mereka tidak mengetahui apakah di
perusahaan yang bersangkutan ada atau tidak ada lowongan yang sesuai dengan
pengetahuan, keterampilan atau pengalaman pelamar yang bersangkutan yang
penting mereka menaruh lamaran saja.
Lamaran Tertulis :
Para pelamar sudah mengetahui dengan baik lowongan yang tersedia dan juga
posisi apa saja yang dibutuhkan sehingga mereka melamar sesuai dengan
kompetensi yang mereka miliki (lebih spesifik) biasanya mereka mengirimkan
surat lamaran dengan mencantumkan posisi yang dilamar dan sudah melengkapi surat lamarannya dengan berbagai persyaratan
bahan tertulis mengenai dirinya, seperti surat keterangan berbadan sehat dari
dokter, surat kelakuan baik dari instansi pemerintah yang berwenang, salinan
atau fotokopi ijasah dan piagam yang dimiliki, surat referensi dan dokumen
lainnya yang dianggap perlu diketahui oleh perekrut tenaga kerja baru yang akan
menerima dan meneliti surat lamaran tersebut.
Lamaran Berdasarkan Informasi
Orang Dalam (Rekomendasi) :
Biasanya Recruiter akan menginformasikan kepada para karyawan yang bekerja
di perusahaan tersebut bahwa sedang dibuka lowongan pekerjaan di perusahaan
tempat mereka bekerja tersebut dan diminta untuk disebarluaskan di kalangan
keluarga atau teman para karyawan. Sumber
rekrutmen ini layak dipertimbangkan karena beberapa alasan, yaitu:
Para pencari tenaga kerja baru memperoleh bantuan dari pihak internal
(karyawan) untuk mencari tenaga kerja baru sehingga dapat menghemat biaya
publikasi iklan lowongan.
Para karyawan/Pegawai yang
menginformasikan lowongan itu kepada teman atau kenalannya dengan detail dan
spesifik sehingga pelamar yang melamar pekerjaan sebagian besar sudah mendekati
kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Para
pelamar sudah memiliki gambaran tentang perusahaan
yang akan dilamar
mudah melakukan berbagai penyesuaian yang diperlukan jika lamarannya ternyata
diterima.
Dari banyak pengalaman yang dimiliki di beberapa perusahaan lamaran yang berasal dari rekomendasi banyak menunjukkan bahwa pekerja yang diterima melalui
jalur ini menjadi pekerja yang baik karena mereka biasanya berusaha untuk tidak
mengecewakan orang yang membawa mereka ke dalam perusahaan tersebut.
Lamaran Dari Pemasangan Iklan :
Pemasangan iklan merupakan salah satu jalur rekrutmen yang paling sering
dan paling banyak digunakan. Iklan dapat dipasang diberbagai tempat dan
menggunakan berbagai media, baik visual, audio, maupun yang bersifat audio
visual, media iklan yang umum digunakan yaitu iklan koran, brosur, website,
mailing list, radio, dll.
Kerjasama dengan Instansi :
Selain
sumber-sumber yang disebutkan di atas, masih ada lagi sumber lamaran yang bisa
didapatkan yaitu dengan bekerjasama dengan beberapa instansi seperti Sekolah,
Kampus, Disnaker, Aparatur setempat, Head Hunter, Outsourcing dan juga dengan
bergabung dengan kegiatan Jobfair yang biasanya diadakan oleh banyak Event
Organizer.
Demikianlah strategi sederhana
yang umunya dilakukan saat kita akan melakukan kegiatan rekrutment. Nanti saya
akan membahas tentang proses seleksi mohon bersabar ya ^^.
Reference : http://debbyeka.blogspot.com


No comments:
Post a Comment